1, larutan pembersih yang umum digunakan dan metode pembersihan biasa
Karena sensor pH sangat halus, menghilangkan kotoran yang menempel pada sensor pH memerlukan kesabaran dan penggunaan perangkat keselamatan yang tepat selama proses pembersihan. Memilih larutan pembersih yang tepat dapat membuat pekerjaan sedikit lebih mudah.
Saat membersihkan, rendam sensor dalam larutan pembersih minimal 5 menit agar media pembersih dapat menembus kotoran. Mencuci sensor dua kali merupakan metode yang efektif. Pertama-tama, sensor direndam dalam larutan asam atau alkali. Selama proses perendaman, elektroda sensor disikat dengan sikat gigi berbulu halus untuk menghilangkan kotoran. Kemudian, pilih pelarut untuk membersihkannya. Misalnya, minyak atau residu organik dapat dihilangkan dengan memilih salah satu dari empat metode yang tercantum dalam "Minyak atau gemuk". Bilas sensor sebelum menyelesaikannya, rendam dalam air atau larutan garam (KCl).
2, bengkel pemutihan pembersihan sensor pH
Di bengkel pemutihan pabrik kertas kraft, pulp berisi berbagai larutan pembersih. Sensor yang mengukur pH rendah dapat dibersihkan dengan bubur alkali dan sensor yang mengukur pH tinggi dapat dibersihkan dengan bubur asam.
Untuk memberikan contoh sederhana: jika Anda membersihkan sensor di bagian pemutih ClO3 atau Cl2, Anda dapat menggunakan bubur bagian pemutih Eop dengan nilai pH lebih besar dari 7, yaitu larutan alkali sekitar 80 derajat C. Tuang 10-20 L bubur alkali panas ke dalam ember, keluarkan sensor dan rendam dalam bubur, rendam selama 5-10 menit, keluarkan, sikat cermin dengan sikat gigi lembut, lalu bilas hingga bersih dengan air. Jika sensor dibersihkan dalam kondisi alkali, pasta panas di bagian Do atau Dl dari bagian pemutih Cl2 dapat dibersihkan seperti dijelaskan di atas.




